Teguran KH Abdurrouf Maimoen pada PBNU
Kepada YTH;
-Ketua PBNU
-Ketua PCNU Lasem
Di-
Kediaman.
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين سيدنا ومولانا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين، اما بعد:
Kami sangat prihatin dengan kejadian di Mas'a yang saat ini viral di medsos, di mana jamaah umroh yang melibatkan salah satu Banom di bawah sayap organisasi terbesar di Indonesia, NU, secara bersama-sama dengan suara keras dan menggebu-nggebu melantunkan sya'ir ya lal wathan pada waktu melakukan sa'i. Hal ini jelas melukai perasaan umat islam se-dunia bahkan bisa merusak hubungan kedua-belah negara, Indonesia-Arab Saudi.
Kalau ini tidak disikapi, maka akan menimbulkan persepsi di masyarakat, bahwa sya'ir ya lal wathan merupakan dzikir yang maysru' yang sunnah dibaca pada waktu sa'i. Walaupun sa'inya sah, namun ditinjau dari sudut manapun, melantunkan syair tersebut tidak dibenarkan, tidak beradab dan merusak tatanan. Akibatnya, akan menimbulkan citra buruk NU di dunia international.
Sebagai langkah konkrit, PBNU sebagai organisasi yang menaungi institusi tersebut harus bersikap tegas, memberi teguran atau memberikan sanksi sebagai bentuk kontrol institusional. Ini perlu dilakukan supaya kejadian yang sama tidak terulang lagi. Sikap tegas dari PBNU saat ini sangat ditunggu masyarakat, karena kejadian tersebut sudah blunder di kalangan warga nahdliyin, supaya tidak menyisakan berbagai pertanyaan dan menimbulkan fitnah.
Sebagai bagian dari NU, kami sangat prihatin melihat opini masyarakat yang berkembang saat ini, di mana PBNU terkesan diam dan tidak ambil pusing dengan berbagai manuver tokoh-tokoh NU yang terjadi akhir-akhir ini yang menuai kontroversi. Kalau PBNU diam, maka NU akan menjadi sorotan masyarakat, dan akan menimbulkan kesan bahwa NU saat ini lemah, retak, bahkan tidak mungkin akan timbul opini, bahwa NU telah ikut andil di dalamnya. Warga nahdliyin hanya butuh jawaban jelas dan sikap tegas dari PBNU yang selama ini dipercaya sebagai salah satu wadah mereka dalam berorganisasi dan berdakwah.
Kami kawatir, hanya karena kejadian-kejadian tersebut, tanpa ada tabayun dan jawaban dari PBNU, rasa kepercayaan warga nahdliyin kepada NU hilang dan perlahan-lahan mereka akan meninggalkan NU dengan berbagai kesan negatif di dalamnya.
Kami menyadari bahwa perbedaan di kalangan NU dalam masalah furu'iyah akan selalu ada, namun perbedaan butuh sikap yang jelas, sebagai bentuk kontrol institusional. Kontrol tersebut dibutuhkan agar dalam tubuh internal NU tetap utuh, tidak terjadi keretakan, sehingga kita dapat bersama-sama merawat NU, sebagai bentuk tanggung jawab kita kepada para masyayikh pendiri NU.
اختلاف الرأي لا يفسد للود قضية
Kami berharap organisasi NU, institusi dan Banom-banomnya dari semua tingkatan bisa saling bersinergi mampu memposisikan fungsi struktural sesuai dengan fungsinya masing-masing.
ﻋﻦ ﺗﻤﻴﻢ ﺍﻟﺪﺍﺭﻱ رضي الله عنه ﺃﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ: ﺍﻟﺪﻳﻦ ﺍﻟﻨﺼﻴﺤﺔ ﻗﻠﻨﺎ ﻟﻤﻦ ﻗﺎﻝ ﻟﻠﻪ ﻭﻟﻜﺘﺎﺑﻪ ﻭﻟﺮﺳﻮﻟﻪ ﻭﻷﺋﻤﺔ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻭﻋﺎﻣﺘﻬﻢ. (رواه مسلم)
Semoga ini menjadi cambuk dari kebangkitan, memperkokoh persatuan dan kesatuan kita untuk bersama-sama menjaga marwah NU dan menyikapi permasalahan yang terjadi di tubuh NU dan umat islam Indonesia.
Amin
والله يوفقنا واياكم لمايحبه ويرضاه
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Sarang, 12 Jumadhal Akhiroh 1439 H
Abdurrouf Maimoen
(Rais Syuriyah MWCNU Sarang)
Nb. Mohon kepada PCNU Lasem untuk meneruskan aduan dan keberatan kami kepada PBNU
Kepada YTH;
-Ketua PBNU
-Ketua PCNU Lasem
Di-
Kediaman.
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين سيدنا ومولانا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين، اما بعد:
Kami sangat prihatin dengan kejadian di Mas'a yang saat ini viral di medsos, di mana jamaah umroh yang melibatkan salah satu Banom di bawah sayap organisasi terbesar di Indonesia, NU, secara bersama-sama dengan suara keras dan menggebu-nggebu melantunkan sya'ir ya lal wathan pada waktu melakukan sa'i. Hal ini jelas melukai perasaan umat islam se-dunia bahkan bisa merusak hubungan kedua-belah negara, Indonesia-Arab Saudi.
Kalau ini tidak disikapi, maka akan menimbulkan persepsi di masyarakat, bahwa sya'ir ya lal wathan merupakan dzikir yang maysru' yang sunnah dibaca pada waktu sa'i. Walaupun sa'inya sah, namun ditinjau dari sudut manapun, melantunkan syair tersebut tidak dibenarkan, tidak beradab dan merusak tatanan. Akibatnya, akan menimbulkan citra buruk NU di dunia international.
Sebagai langkah konkrit, PBNU sebagai organisasi yang menaungi institusi tersebut harus bersikap tegas, memberi teguran atau memberikan sanksi sebagai bentuk kontrol institusional. Ini perlu dilakukan supaya kejadian yang sama tidak terulang lagi. Sikap tegas dari PBNU saat ini sangat ditunggu masyarakat, karena kejadian tersebut sudah blunder di kalangan warga nahdliyin, supaya tidak menyisakan berbagai pertanyaan dan menimbulkan fitnah.
Sebagai bagian dari NU, kami sangat prihatin melihat opini masyarakat yang berkembang saat ini, di mana PBNU terkesan diam dan tidak ambil pusing dengan berbagai manuver tokoh-tokoh NU yang terjadi akhir-akhir ini yang menuai kontroversi. Kalau PBNU diam, maka NU akan menjadi sorotan masyarakat, dan akan menimbulkan kesan bahwa NU saat ini lemah, retak, bahkan tidak mungkin akan timbul opini, bahwa NU telah ikut andil di dalamnya. Warga nahdliyin hanya butuh jawaban jelas dan sikap tegas dari PBNU yang selama ini dipercaya sebagai salah satu wadah mereka dalam berorganisasi dan berdakwah.
Kami kawatir, hanya karena kejadian-kejadian tersebut, tanpa ada tabayun dan jawaban dari PBNU, rasa kepercayaan warga nahdliyin kepada NU hilang dan perlahan-lahan mereka akan meninggalkan NU dengan berbagai kesan negatif di dalamnya.
Kami menyadari bahwa perbedaan di kalangan NU dalam masalah furu'iyah akan selalu ada, namun perbedaan butuh sikap yang jelas, sebagai bentuk kontrol institusional. Kontrol tersebut dibutuhkan agar dalam tubuh internal NU tetap utuh, tidak terjadi keretakan, sehingga kita dapat bersama-sama merawat NU, sebagai bentuk tanggung jawab kita kepada para masyayikh pendiri NU.
اختلاف الرأي لا يفسد للود قضية
Kami berharap organisasi NU, institusi dan Banom-banomnya dari semua tingkatan bisa saling bersinergi mampu memposisikan fungsi struktural sesuai dengan fungsinya masing-masing.
ﻋﻦ ﺗﻤﻴﻢ ﺍﻟﺪﺍﺭﻱ رضي الله عنه ﺃﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ: ﺍﻟﺪﻳﻦ ﺍﻟﻨﺼﻴﺤﺔ ﻗﻠﻨﺎ ﻟﻤﻦ ﻗﺎﻝ ﻟﻠﻪ ﻭﻟﻜﺘﺎﺑﻪ ﻭﻟﺮﺳﻮﻟﻪ ﻭﻷﺋﻤﺔ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻭﻋﺎﻣﺘﻬﻢ. (رواه مسلم)
Semoga ini menjadi cambuk dari kebangkitan, memperkokoh persatuan dan kesatuan kita untuk bersama-sama menjaga marwah NU dan menyikapi permasalahan yang terjadi di tubuh NU dan umat islam Indonesia.
Amin
والله يوفقنا واياكم لمايحبه ويرضاه
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Sarang, 12 Jumadhal Akhiroh 1439 H
Abdurrouf Maimoen
(Rais Syuriyah MWCNU Sarang)
Nb. Mohon kepada PCNU Lasem untuk meneruskan aduan dan keberatan kami kepada PBNU
Komentar
Posting Komentar